Minggu, 06 Januari 2013

Cara Melihat Spesifikasi Komputer




Kali ini saya akan berbagi cara melihat spesifikasi komputer dengan fasilitas bawaan Windows.
Mengapa perlu mengetahui spesifikasi komputer? Silakan baca di artikel saya yang lain tentang pentingnya mengetahui spesifikasi komputer.
Baiklah, berikut caranya melihat spesifikasi komputer Anda.
  • Klik tombol Start
start menu computer properties
  • Sorot “Computer” lalu klik kanan, pilih “Properties”. Akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.
spesifikasi komputer
  • Perhatikan bagian yang saya beri kotak biru, berikut penjelasannya:
  1. Windows Edition – Ini adalah seri sistem operasi Windows yang Anda pakai. Dalam contoh ini, sistem operasi yang saya pakai adalah Windows 7 Ultimate Service Pack 1
  2. Processor – Ini adalah prosesor yang dipakai komputer Anda. Dalam contoh ini, prosesor saya adalah Intel Pentium Dual Core T4200 dengan kecepatan masing-masing core 2.00 GHz (Giga Hertz)
  3. Installed memory (RAM) – Ini adalah besar memori (RAM) komputer Anda. Biasanya orang sering bertanya, “berapa memori komputermu?”. Di bagian ini lah jawabannya.
  4. System type – Ini adalah tipe sistem operasi yang Anda pakai. Windows memiliki 2 tipe, yaitu 32 bit dan 64 bit. Biasanya produsen software memproduksi software untuk dua tipe ini. Jadi jangan salah memilih software. Software untuk Windows 64 bit tidak akan berjalan di Windows 32 bit. Untuk sebaliknya, saya belum tahu karena belum pernah mencoba.
4. Bagian-bagian lain dalam kotak merah tidaklah terlalu penting. Lainnya hanya berisi informasi sederhana saja, misalnya: nama komputer (Computer name), workgroup, dll. Yang paling sering berguna adalah bagian kota biru yang saya jelaskan di atas.

Ingin informasi spesifikasi komputer yang lebih detail?

Jika dengan cara di atas Anda merasa kurang detail, Anda dapat menggunakan fasilitas lain Windows, yaitu DxDiag. Berikut cara menggunakan DxDiag:
  • Tekan tombol windows dan huruf R. Akan muncul kotak dialog Run.
  • Ketikkan “dxdiag”. Berikutnya muncul tampilan seperti ini:
spesifikasi komputer via dxdiag
  • Di situ akan tercantum informasi komputer Anda dalam versi yang lebih lengkap – dan mungkin akan sedikit membingungkan bagi orang awam karena terlalu lengkap.
  • Di bagian atas terdapat 4 tab, yaitu system, display, sound, dan input. Berikut penjelasannya:
  1. System – Berisi informasi umum tentang komputer Anda. Hampir sama seperti informasi yang didapatkan dari cara pertama di atas.
  2. Display – Di sini berisi segala informasi tentang video card yang Anda gunakan. Jika ditanya seseorang,”Video card kamu apa?”, jawabnya ada pada tab ini, pada bagian “Chip Type”
  3. Sound – Di sini berisi tentang segala komponen penghasil suara, baik itu speaker ataupun sound card.
  4. Input – Berisi informasi alat-alat yang digunakan untuk memasukkan perintah, seperti keyboard dan mouse.
Itulah dua cara untum melihat spesifikasi komputer Anda dengan fasilitas bawaan Windows. Jika Anda ingin cara lainnya, Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk melihat spesifikasi komputer Anda.

Cara mempercepat booting Windows 7

1. Windows Boot Perfomance Diagnostic

Untuk melakukan trik ini, Anda harus mengakses group policy. Namun group policy ini tidak ada pada Windows 7 Starter dan Home Edition. (Untuk mengetahui versi Windows Anda, baca artikel ini). Langkah-langkahnya:
  • Tekan tombol Windows + R
  • Ketik “gpedit.msc”. Enter
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke bagian “Computer configuration” -> “Administrative Template” -> “Systems” -> “Troubleshooting and Diagnostic” -> “Windows Boot Performance Diagnostic”
  • Double klik “Configure Scenario Execution Level”. Pilih “Enable”.
cara mempercepat booting windows 7
  • Pada “Scenario Execution Level”, klik tanda panah ke bawah. Pilih “Detection Troubleshooting and Resolution”.
cara mempercepat windows 7
  • Klik “OK”. Selesai. Jika dirasa kurang cepat, lanjut ke cara kedua.

2. Advance Boot

Cara ini hanya bisa dilakukan pada komputer/ laptop dengan prosesor lebih dari 1 core (misal: dual core, core 2 duo, i3, i5, quad core, dll). Trik ini adalah merubah jumlah core yang digunakan untuk booting. Jika normalnya hanya 1 yang digunakan, maka kali ini Anda akan merubahnya menjadi jumlah maksimal core yang ada. Berikut langkah-langkahnya:
  • Tekan tombol Windows + R
  • Ketikkan “msconfig”. Tekan “Enter”
  • Masuk ke tab “Boot”
cara mempercepat booting windows 7
  • Klik “Advanced options…”
  • Centang bagian “Number of processors”
cara mempercepat booting windows 7
  • Klik tanda panah ke bawah, pilih angka yang paling besar.
  • Klik “OK”
  • Klik “OK”
Jika diminta restart, terserah Anda. Ingin segera restart atau restart nanti.

3. Hapus isi folder “Prefecth”

Trik ke-3 untuk mempercepat booting Windows 7 adalah menghapus isi folder prefetch. Cara ini dapat juga dilakukan untuk Windows XP dan Vista.
Setiap Anda menjalankan program, Windows akan mengingatnya dan membuat sebuah file berukuran kecil di folder prefetch. Di lain waktu Anda menjalankan program tersebut, Windows akan lebih cepat me-loadnya. Waktu loading akan menjadi lebih singkat.
Ini sangat bermanfaat. Tapi efeknya proses booting jadi lambat karena Windows akan membaca file-file di dalam folder prefetch tersebut. Oleh karena itu, jika file-file tersebut dihapus, maka proses booting akan menjadi lebih cepat. Sebaliknya, waktu loading program akan menjadi lebih lama seperti pertama kali menginstallnya. Jadi lakukanlah trik ke-3 ini dengan bijak. Saya sendiri hanya menghapus isi folder prefetch 2 minggu sekali.
Cara menghapus isi folder prefetch:
  • Akses Windows Explorer
  • Masuk ke drive C -> Windows -> Prefetch
  • Hapus semua isinya secara permanen (Shift + Del